Archive for July, 2006

Rahasia Sholat Shubuh

Thursday, July 27th, 2006
Sebagai pengingat bagi saya dan kita semua, disalin dari milis yang saya ikuti.

To:

"sunan ampel" <sunan_ampels@yahoogroups.com>
From: Send an Instant Message "izzah aulia" <izaaja_05@yahoo.com>  Add to Address BookAdd to Address Book  Add Mobile Alert
Date: Tue, 25 Jul 2006 22:05:48 -0700 (PDT)
Subject: << Sunan Ampel >> gerakkan subuh massal

Pernah, salah seorang Yahudi, menyatakan bahwa mereka tidak takut dengan orang Islam kecuali pada satu hal. Ialah bila jumlah jamaah shalat Subuh mneyamai jumlah jamaah shalat Jum’at.”
***
Sore itu, ia berdiri berceramah. Bicaranya berapi-api tentang mimpinya selama ini, yakni tegaknya agama Allah di muka bumi. Ia begitu bersemangat menguraikan cita-citanya untuk menyaksikan syariat Allah memimpin peradaban di seluruh alam semesta. Dia bertanya kepada hadirin :
“Mengapa umat Islam mengalami kemunduran ?
Mengapa mereka mengikuti konsep hidup umat lain ?
Mengapa mereka merendahkan nilai agama mereka sendiri ?
Mengapa mereka menjadikan musuh-musuh Islam sebagai pemimpin ?
Mengapa ?…..Mengapa ?
Puluhan pertanyaan semisal terlontar dalam ceramahnya dengan sangat memukau. Ia melemparkan beban berat itu di atas pundak para hadirin yang mengikuti ceramahnya. Lalu ia memaparkan pandangannya dengan panjang lebar, seperti memberi dogma. Kemudian setelah mengemukakan solusi dan kesimpulan, ia mengakhiri ceramahnya.
Selang sehari setelah itu, saya mencari sang penceramah itu di antara shaf-shaf jamaah shalat Subuh. Heran, saya tidak melihatnya. Saya bergumam dalam hati, “Mungkin penceramah itu berhalangan atau ada urusan mendadak.” Saya pun beranjak pulang.
Hari berikutnya, di waktu yang sama, saya mencoba mencarinya kembali di antara deretan shaf-shaf jamaah shalat Subuh, dengan harapan bisa menemukannya di sana. Namun, saya kembali kecewa. Lagi-lagi saya tidak menemukannya di antara shaf-shaf jamaah shalat Subuh. Saya mulai khawatir, aduhai apa yang tejadi padanya. Ingin rasanya saya mengetahui kabarnya. Saya khawatir, jangan-jangan ia ditimpa musibah.
Saya putuskan untuk mencari tahu di mana penceramah itu. Hingga pada suatu kesempatan dapat bertemu dengannya. Lalu saya bertanya : “Apa yang terjadi ? Mudah-mudahan yang penghalang Anda adalah sesuatu yang baik. Saya kehilangan Anda di waktu shalat Subuh.
Dengan ringan ia menjawab tanpa rasa malu.
“Maafkan saya. Semoga Allah mengampuni saya dan mengampuni Anda. Kondisi saya sangat sulit. Pagi-pagi saya sudah mulai kerja, sementara saya tidur agak terlambat. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
Saya terdiam dan bingung mendengar jawabannya. Benar-benar saya bingung. Saya bertanya dalam hati, “Bagaimana mungkin agama Allah akan kokoh berdiri di atas muka bumi ini di tangan orang-orang yang melalaikan kewajibannya kepada Allah?”
Hati saya bergejolak, jiwa terasa sempit, dan tenggorokan terasa tersumbat. Saya memohon kepada Allah untuk memberikan petunjuk-Nya pada saya, juga kepadanya, dan bagi seluruh umat Islam. Saya juga memohon kepada-Nya kejayaan dan kekohan agama ini. Sungguh, Dia Maha Kuasa atas yang demikian.
Tahukah Anda Allah berfirman dalam kitabNya
“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah berfirman”, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.” (Al-‘Ankabut: 1-3)
Tahukah Anda Rasulullah bersabda
“Sesungguhnya shalat yang paling berat bagi orang munafik adalah shalat Isya’dan shalat Subuh. Sekiranya mereka mengetahui apa yang terkandung di dalamnya, niscaya mereka akan mendatangi keduanya dengan merangkak. Sungguh, aku ingin menyuruh melaksanakan shalat, lalu shalat itu ditegakkan, kemudian aku perintahkan orang lain untuk shalat bersama dengan orang-orang. Kemudian beberapa lelaki berangkat bersamaku dengan membawa kayu yang terikat, mendatangi suatu kaum yang tidak menghadiri shalat berjamaah, sehingga aku bakar rumah mereka.” (HR Al-Bukhari dan Muslim).
Dan tahukah kalian bahwa Rasulullah bersabda
“Jangalah kalian meninggalkan shalat secara sengaja. Barangsiapa yang telah meninggalkan shalat secara sengaja, maka Allah dan Rasul-Nya telah lepas tanggungan darinya.” (HR Ahmad).
Dan tahukah kalian bahwa Rasulullah bersabda
“Amal yang paling dicintai Allah Ta’ala adalah shalat (tepat) pada waktunya.”
Diintisarikan dari buku Misteri Shalat Subuh karangan Dr. Raghib As-Sinjani
Penerbit Aqwam
Mari SUKSESKAN GERAKAN SUBUH MASSAL !!!!!
TIPS MEnjaga Shalat Subuh
§         Ikhlaskan niat hanya karena Allah, dan berikanlah hak-hakNya.
§         Bertekad dan Introspeksilah diri Anda setiap hari.
§         Bertaubat dari dosa-dosa dan berniatlah untuk tidak mengulangi kembali.
§         Perbanyaklah membaca doa agar Allah memberi kesempatan untuk shalat Subuh.
§         Carilah kawan yang baik.
§         Latihlah untuk tidur dengan cara yang diajarkan Rasulullah.
( tidur awal, berwudhu sebelum tidur, miring kekanan, berdoa.)
Sampaikan pada orang lain akan gaya hidup Anda yang baru.
§         Menyedikitkan makan sebelum tidur serta jauhilah teh dan kopi pada malam hari.
§         Tulis pegingat shalat Subuh dan gantunglah di atas dinding.
§         Bantulah dengan tiga bel (jam weker, telepon, bel pintu).
§         Ajaklah orang lain untuk shalat Subuh dan mulailah dari keluarga Anda.

Download Misteri Shalat Subuh
klik kanan > Save Link As

Duka Palestina dan Libanon

Thursday, July 27th, 2006

Sudah beberapa hari ini, setiap saya sholat jama’ah di masjid dekat rumah atau di masjid lain Imamnya selalu mambaca do’a qunut selesai rukuk pada rakaat terakhir. Tidak heran, sebabnya adalah penjajahan Israel pada Palestina dan Libanon yang disertai pembantaian sadis setiap hari. Korbannya paling banyak tentu Arab muslim. Entah sampai kapan imam-imam masjid di sini akan mengumandangkan qunut 5 kali sehari tiap sholat. Mungkin jika Israel sudah berhenti membantai muslimin di tanah Arab. Do’a adalah salah satu cara yang bisa kita lakukan selain berbagai upaya lainnya -sekuat tenaga- untuk menghentikan kebiadaban Israel.

Sekarang sudah memasuki 2 Rajab 1427 H, namun kebutralan Israel semakin menjadi. Rajab adalah salah satu bulan yang mulia, salah satu bulan yang di dalamnya diharamkan melakukan peperangan kecuali jika kaum kafir dan musyrik melakukan penyerangan dan pembantaian seperti yang dilakukan Israel saat ini.

‘Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram . Itulah agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa’ (QS. At-Taubah : 36 )

Islam adalah agama damai. Dan sesungguhnya Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam benci melakukan peperangan jika tidak ada sesuatu yang memaksa dan mengancam eksistensi agama Allah ini. Dulu, umat Yahudi bisa hidup berdampingan dengan aman di bawah pipmpinan Rasulullah, namun karena kedengkian mereka, yang melakukan penghianatann membuat mereka terusir dari Madinah.

Tapi lihatlah sekarang di Libanon dan Palestina, mereka melakukan pembantaian atas nama membela diri. Amerika juga tidak lupa memberikan dukungan bahwa itu adalah hak Israel, lalu mana HAM yang dikobar-kobarkan oleh dunia Barat dan Amerika. Mereka hanya melakukan standar ganda. Human rights just for the West and American, bukan untuk Muslimin dan negara-negara dunia ketiga.

Pertempuran yang sejak tanggal 12 Juli lalu telah menewaskan 391 orang dan 1596 orang di Lebanon. Sementara jumlah korban tewas di Israel sebanyak 41 orang.
(http://www.kompas.com/). Dan saya yakin Anda juga tahu berapa korban keganasan tentara AS di Irak dan Afghanistan. Inikah HAM? Inikah demokrasi? Apa bukan democrazy? Sementara mereka mengatakan Hizbullah dan Hamas yang mempertahankan tanah airnya adalah teroris? Yang mempertahankan tanah air atau yang membantai ribuan muslimin di Timur Tengah? Logika mana yang dipakai? Berkali-kali George W. Bush menolak untuk disebut memusuhi umat Islam, ia hanya memerangi teroris. Tapi apa yang terjadi sejak ekspansi pasukan mereka di Afghanistan sampai saat ini yang terjadi adalah kaum Muslimin yang jadi korban. Jumlah terbanyak korban tewas adalah warga sipil, bukan tentara atau apa yang mereka sebut teroris. Terorisme hanyalah dalih untuk melakukan pembantaian. Who is the real terrorist?

Bantu muslimin di Libanon, Palestina, Irak, Afghanistan, Indonesia dan semua tempat dengan bersatu, berbuat dan berdo’a! Allahumma ‘nshur Islama wa’a'izzal muslimin!

Gerbang Tiga Switszerland-Cairo, 2 Rajab 1427/27 Juli 2006